PROFIL TAMATAN SMK NEGERI 2 KUPANG NTT

ROFIL TAMATAN

I. Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan.

Tujuan pendidikan menengah kejuruan  adalah meningkatkan kecerdasan pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan  lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya..

II. Visi dan Misi SMK  Negeri 2 Kupang

Visi.

Terwujudnya  SMK   mandiri   dan   bermutu  berstandar  Internasional  yang  mampu menghasilkan SDM yang memiliki keunggulan komperatif dan kompetetif yang dapat bersaing dipasar global.

Misi.

1.  Menghasilkan lulusan bermutu yang memiliki sikap, wawasan, pengetahuan dan keterampilan profesional serta memiliki daya saing tinggi.

2.    Membekali peserta diklat dengan pengetahuan dan ketrampilan yang mantap dan mandiri sehingga dapat mengembangkan diri secara berkelanjutan.

3.    Mengembangkan program dan mutu diklat yang berorientasi pada kebutuhan pasar kerja / industri global.

4.    memberdayakan sekolah dalam rangka mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat.

III. Tujuan SMK Negeri 2 Kupang

  1. Menghasilkan lulusan bermutu, memiliki kompetensi profesional yang handal, mampu berkompetisi dan dapat diserap di dunia kerja industri.
  2. Menyiapkan siswa agar mampu memilih karir, dan mampu mengembangkan diri secara berkelanjutan. Mengupayakan pemenuhan sarana prasarana untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan hasil belajar siswa.
  3. Meningkatkan jumlah dan kualifikasi tenaga kependidikan sesuai dengan tuntutan program pembelajaran yang berkualitas.
  4. Menjalin hubungan kerjasama (Networking) dengan lembaga/Instansi terkait, Masyarakat dan DUDI dalam rangka mengembangkan program diklat kejuruan

TEKNIK KONSTRUKSI KAYU

TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN

Tujuan Program Keahlian Teknik Konstruksi Kayu adalah membekali peserta didik  dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

  1. Melakukan pekerjaan sebagai teknisi bangunan gedung secara mandiri atau wirausaha.
  2. Mengembangkan pelayanan sebagai teknisi bangunan gedung yang ada di dunia usaha dan dunia industri.
  3. Melakukan pekerjaan sebagai teknisi bangunan gedung yang profesional dalam bidang pembuatan komponen kayu pada bangunan.
  4. Melakukan pekerjaan sebagai teknisi bangunan gedung yang profesional dalam bidang konstruksi kayu.

STANDAR KOMPETENSI KEAHLIAN

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum Program Keahlian Teknik Konstruksi Kayu adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Bidang Teknologi Perkayuan Sub Bidang Konstruksi Bangunan.

RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Ruang lingkup pekerjaan bagi lulusan Program Keahlian Teknik Konstruksi Kayu adalah jenis pekerjaan dan atau profesi yang relevan dengan kompetensi yang tertuang di dalam tabel SKKNI Konstruksi Kayu pada jenjang SMK antara lain adalah:

No. Dunia usaha/industri Lingkup pekerjaan
1. Workshop
  • § Teknisi pembuatan komponen kayu
2. Pabrik
  • § Teknisi pembuatan komponen kayu
  • § Teknisi pekerjaan konstruksi kayu
3. Proyek pembangunan gedung
  • § Teknisi pembuatan komponen kayu
  • § Teknisi pekerjaan konstruksi kayu

Dengan memanfaatkan kemampuan, pengalaman dan berbagai peluang yang ada, lulusan program keahlian Teknik Konstruksi Kayu juga dimungkinkan mengelola dan atau berwirausaha di bidang Teknik Bangunan Gedung.

Level Kualifikasi :  Teknisi Yunior

TEKNIK GAMBAR BANGUNAN

TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN

Tujuan Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa  pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan adalah membekali peserta didik  dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

  1. Melakukan pekerjaan sebagai Drafter / Juru Gambar dalam pekerjaan perencanaan bangunan.
  2. Melakukan pekerjaan sebagai Drafter / Juru Gambar dalam pekerjaan pelaksanaan bangunan.
  3. Melakukan pekerjaan jasa penggambaran bangunan secara mandiri / berwirausaha di Studio Gambar.

STANDAR KOMPETENSI KEAHLIAN

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Bidang Keahlian Gambar Bangunan.

RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Ruang lingkup pekerjaan bagi lulusan Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan adalah jenis pekerjaan dan atau profesi yang relevan dengan kompetensi yang tertuang di dalam tabel SKKNI Gambar Bangunan pada jenjang SMK antara lain adalah:

no. Dunia usaha/industri Lingkup pekerjaan
1. Studio Gambar (Mandiri/Wirausaha)
  • Jasa membuat Gambar Kerja, Gambar Pelaksanaan, As Built Drawing Bangunan menggunakan mesin gambar / manual
  • Jasa membuat Gambar Kerja, Gambar Pelaksanaan, As Built Drawing bangunan menggunakan software / komputer
2. Developer
  • Membuat Gambar Rencana Bangunan
  • Membuat Gambar Pelaksanaan / Gambar Kerja
  • Membuat As Built Drawing
3. Konsultan Perencana / Pengawas Bangunan
  • Membuat Gambar Rencana Bangunan
  • Membuat Gambar Kerja
4. Kontraktor Pekerjaan Bangunan
  • Membuat Gambar Pelaksanaan / Gambar Kerja
  • Membuat As Built Drawing

Dengan memanfaatkan kemampuan, pengalaman dan berbagai peluang yang ada, lulusan program keahlian Teknik Gambar Bangunan juga dimungkinkan mengelola dan atau berwirausaha di bidang Gambar Bangunan.

Level Kualifikasi :   Drafter Muda

TEKNIK SURVAI DAN PEMETAAN

TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN

Tujuan Program Keahlian Teknik Survai dan Pemetaan secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa  pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Survai dan Pemetaan adalah membekali peserta didik  dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

  1. Memasuki lapangan kerja serta dapat mengembangkan sikap profesional dalam lingkup keahlian Teknik Bangunan, khususnya Teknik Survai dan Pemetaan.
  2. Mampu memilih karier, mampu berkompetisi dan mampu mengembangkan diri dalam lingkup keahlian Teknik Survai dan Pemetaan
  3. Menjadi tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan industri pada saat ini maupun masa yang akan datang dalam lingkup keahlian Teknik Survai dan Pemetaan.
  4. Melakukan pekerjaan jasa penggambaran Survai dan Pemetaan  secara mandiri / berwirausaha.

STANDAR KOMPETENSI KEAHLIAN

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Bidang Keahlian Survai dan Pemetaan.

RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Ruang lingkup pekerjaan bagi lulusan Program Keahlian Teknik Survai dan Pemetaan adalah jenis pekerjaan dan atau profesi yang relevan dengan kompetensi yang tertuang di dalam tabel SKKNI Survai dan Pemetaan pada jenjang SMK antara lain adalah:

No. Dinas/DUDI Lingkup pekerjaan
1

2

3

4

5

6

Badan Pertanahan

Pertambangan

Kimpraswil

Developer

Konsultan Perencana

Kontraktor Pek. Bangunan

  • Jasa survai teknik jalan, jembatan dan Bangunan pengairan
  • Membuat Peta Topografi
  • Membuat Gambar Kerja Survai dan Pemetaan
  • Pengukuran Peta situasi
  • Gambar Peta
  • Pengukuran irigasi
  • Pengukuran jalan dan Jembatan
  • Perencanaan Jalan

Dengan memanfaatkan kemampuan, pengalaman dan berbagai peluang yang ada, lulusan program keahlian Teknik Survai dan Pemetaan juga dimungkinkan mengelola dan atau berwirausaha di bidang Survai dan Pemetaan.

Level Kualifikasi :   Juru Survai dan Pemetaan

TEKNIK AUDIO VIDEO

TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN

Tujuan Program Keahlian Teknik Audio Video secara umum mengacu pada isi Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Audio Video adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

  1. mendidik peserta didik dengan keahlian dan keterampilan dalam program keahlian teknik audio video agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah;
  2. mendidik peserta didik agar mampu memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap profesional dalam program keahlian audio video;

STANDAR KOMPETENSI KEAHLIAN

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum Program Keahlian Teknik Audio Video adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada bidang Elektronika Maintenance & Repair (MR).

PROFIL KOMPETENSI LULUSAN

Profil kompetensi lulusan SMK terdiri dari kompetensi umum dan kompetensi kejuruan, yang masing-masing telah memuat kompetensi kunci. Kompetensi umum mengacu pada tujuan pendidikan nasional dan kecakapan hidup generik, sedangkan kompetensi kejuruan mengacu pada SKKNI.

RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Ruang Lingkup pekerjaan bagi lulusan Program Keahlian Teknik Audio Video adalah jenis pekerjaan dan atau profesi yang relevan dengan kompetensi yang tertuang di dalam tabel SKKNI Bidang Elektronika Maintenance & Repair (MR) pada jenjang SMK antara lain adalah:

No
Dunia Usaha/Industri Lingkup Pekerjaan
1 Toko Elektronik, Persewaan Sound Sistem, Perkantoran, Super Market, Tempat Hiburan, Tempat umum Mengoperasikan Sistem Elektronika Audio
2 Toko Elektronik, Persewaan Sound Sistem, Perkantoran, Super Market, Tempat Hiburan, Tempat umum Merawat Sistem Elektronika Audio
3 Toko Elektronik, Persewaan Sound Sistem, Perkantoran, Super Market, Tempat Hiburan, Tempat umum Menginstalasikan Sistem Elektronika Audio
4 Toko Elektronik, Persewaan Sound Sistem, Perkantoran, Super Market, Tempat Hiburan, Tempat umum Menerapkan  Sistem Elektronika Audio
5 Toko Elektronik, Persewaan Sound Sistem, Perkantoran, Super Market, Tempat Hiburan, Tempat umum, Bengkel Elektronik Melakukan Trouble Shooting Sistem Elektronika Audio
6 Toko Elektronik, Persewaan Sound Sistem, Perkantoran, Super Market, Tempat Hiburan, Tempat umum, Bengkel Elektronik Mereparasi Sistem Elektronika Audio

Dengan memanfaatkan kemampuan, pengalaman dan berbagai peluang yang ada, lulusan Program Keahlian Teknik Audio Video juga dimungkinkan mengelola dan atau berwirausaha di bidang Teknik Audio Video.

Level Kualifikasi :   C1 / Teknisi Muda

TEKNIK PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK

TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN

Tujuan Program Keahlian Teknik Pemanfaatan Energi secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa  pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Pemanfaatan Energi adalah membekali peserta didik  dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

  1. mendidik peserta didik dengan keahlian dan keterampilan dalam program keahlian teknik pemanfaatan energi agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah;
  2. mendidik peserta didik agar mampu memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap profesional dalam program keahlian teknik pemanfaatan energi.

STANDAR KOMPETENSI KEAHLIAN

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum Program Keahlian Teknik Pemanfaatan Energi  adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Bidang Ketenagalistrikan.

PROFIL KOMPETENSI LULUSAN

Profil kompetensi lulusan SMK terdiri dari kompetensi umum dan kompetensi kejuruan, yang masing-masing telah memuat kompetensi kunci. Kompetensi umum mengacu pada tujuan pendidikan nasional dan kecakapan hidup generik, sedangkan kompetensi kejuruan mengacu pada SKKNI.

RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Ruang lingkup pekerjaan bagi lulusan Program Keahlian Teknik Pemanfaatan Energi adalah jenis pekerjaan dan atau profesi yang relevan dengan kompetensi yang tertuang di dalam tabel SKKNI Bidang Ketenagalistrikan  pada jenjang SMK antara lain adalah:

No. Dunia usaha/industri Lingkup pekerjaan
1

2

3

4

5

Perusahaan Konstruksi Tenaga Listrik

Perusahan Konsultan

Industri Manufaktur

Industri Otomotif

Bengkel Umum

  • § Teknisi Peralatan Listrik Rumah
  • § Teknisi Pemeliharaan Instalasi
  • § Teknisi Perbaikan Motor
  • § Teknisi Pemanfaatan Energi Listrik
  • § Teknisi Perakitan komponen Listrik
  • § Operator Mesin Produksi
  • § Teknisi Perakitan komponen Listrik

Dengan memanfaatkan kemampuan, pengalaman dan berbagai peluang yang ada, lulusan Program Keahlian Teknik Pemanfaatan Energi juga dimungkinkan mengelola dan atau berwirausaha di bidang Teknik Pemanfaatan Energi.

Level Kualifikasi :  Teknisi Yunior

TEKNIK PEMESINAN

TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN

Tujuan Program Keahlian Teknik Pemesinan secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa  pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Pemesinan adalah membekali peserta didik  dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

  1. bekerja baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah dalam bidang Teknik Pemesinan;
    1. memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap profesional dalam bidang Teknik Pemesinan;

STANDAR KOMPETENSI KEAHLIAN

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum Program Keahlian Teknik Pemesinan  adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Bidang Industri Logam dan Mesin.

PROFIL KOMPETENSI LULUSAN

Profil kompetensi lulusan SMK terdiri dari kompetensi umum dan kompetensi kejuruan, yang masing-masing telah memuat kompetensi kunci. Kompetensi umum mengacu pada tujuan pendidikan nasional dan kecakapan hidup generik, sedangkan kompetensi kejuruan mengacu pada SKKNI.

RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Ruang lingkup pekerjaan bagi lulusan Program Keahlian Teknik Pemesinan adalah jenis pekerjaan dan atau profesi yang relevan dengan kompetensi yang tertuang di dalam tabel SKKNI Bidang Industri Logam dan Mesin pada jenjang SMK antara lain adalah:

No. Dunia usaha/industri Lingkup pekerjaan
Industri Pemesinan

Industri Tekstil

Industri Otomotif

Industri Manufactur

Bengkel Umum

  • Operator Mesin Bor
  • Operator Mesin Sekrap
  • Operator Mesin Gergaji
  • Operator Mesin Bubut Konvensional
  • Operator Mesin Frais Konvensional
  • Operator Mesin Gerinda
  • Programer dan Operator Mesin Bubut CNC
  • Programer dan Operator Mesin Frais CNC

Dengan memanfaatkan kemampuan, pengalaman dan berbagai peluang yang ada, lulusan Program Keahlian Teknik Pemesinan juga dimungkinkan mengelola dan atau berwirausaha di bidang Teknik Pemesinan.

TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN

Tujuan Program Keahlian Mekanik Otomotif secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa  pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Mekanik Otomotif adalah membekali peserta didik  dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

b.  Perawatan dan perbaikan motor otomotif

  1. Perawatan dan perbaikan sistem pemindah tenaga otomotif

d.  Perawatan dan perbaikan chasis dan suspensi otomotif

e.  Perawatan dan perbaikan sistem kelistrikan otomotif

STANDAR KOMPETENSI KEAHLIAN

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif   adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Bidang Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan.

PROFIL KOMPETENSI LULUSAN

Profil kompetensi lulusan SMK terdiri dari kompetensi umum dan kompetensi kejuruan, yang masing-masing telah memuat kompetensi kunci. Kompetensi umum mengacu pada tujuan pendidikan nasional dan kecakapan hidup generik, sedangkan kompetensi kejuruan mengacu pada SKKNI.

RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Ruang lingkup pekerjaan bagi lulusan Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif adalah jenis pekerjaan dan atau profesi yang relevan dengan kompetensi yang tertuang di dalam tabel SKKNI Bidang Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan pada jenjang SMK antara lain adalah:

No. Dunia usaha/industri Lingkup pekerjaan
1 Bengkel ATPM/Bengkel Umum
  • § Teknisi/mekanik
    • Pelayanan suku cadang
2 Industri
  • Operator

-  Teknisi Perakitan

-  Teknisi Produksi

3 Perikanan
  • Teknisi/Mekanik

-  Operator

Dengan memanfaatkan kemampuan, pengalaman dan berbagai peluang yang ada, lulusan Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif juga dimungkinkan mengelola dan atau berwirausaha di bidang Teknik Mekanik Otomotif.

Level Kualifikasi :  Teknisi Yunior

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: